“Last day
of Manasik”
Kegiatan
manasik haji herakhir pada hari ini, setelah Pak Abdul Salem dan Ibu Novi
menutup acara secara resmi di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ngada
pada jm 10.30 pagi.
Saya sejak kedatangan tadi pagi dan
usai apel kekuatan bersama teman-teman di halaman kantor, langsung menuju aula
Kantor untuk menyiapkan LCD, speaker, mic dan juga menyambungkannya ke Laptop
Pak PHU atau pak Abdul Salem.
Setelah selesai menyiapkan dan saya
merasa bahwa all things is ready, saya meminta ijin untuk pergi temani Rolin
Ghena ke Rumpun Bambu untuk print fotonya dan terus ke Samsat untuk mengurus
SKCK. Rolin mengurus semuanya untuk mendaftar pekerjaan yang saya sendiri juga
belum tau persis.
Sekembali
dari Samsat, kami semua bersama Jemaah Calon Haji berkumpul di aula Kemenag
untuk mengikuti acara penutupan secara resmi. Saya membatu mendokumentasikan
semuanya dan memberreskan kembali semua peralatan yang dipinjam dari Pendkat
dan dari TU. Akhirnya selesai manasik haji.
Part
berikutnya, saya menuju ruangan Pandkat untuk berkonsultasi dengan kepala Seksi
Pendkat sebab pagi tadi beliau sudah menginformasikan kepada saya agar bertemu
beliau untuk membahas lanjut kerja saya. Pada pertemuan kami yang kurang lebih
satu jam dari 11.00-12.00 siang, Pak Kasi (Piter Dao S.Fil) menjelaskan rincian
tugas saya. Untuk yang paling mendesak ilah urusan selisih tukin dan juga RKT.
a.
Selisih Tukin ialah menghitung selisih tunjangan
kinerja para guru Kemenag, yakni dengan rumusannya ialah : Tunjangan Kinerja
dikurangai tunjangan profesi dapatlah besaran selisih tukin. Sendangkan untuk
memastikan berapa besaran tunjangan kinerja ialah dari SK para guru tersebut
dan untuk besaran bulanaan yang diterima (tukin) biasanya ada potongan oleh
karena ketidakdisiplinan pegawai (terlambat, pulang cepat, atau tidak hadir
kerja).
b.
RKT adalah rencana kerja tahunan. Hal ini menjadi
sesuatu yang perlu saya kerjakan sebagai pertanggungjawaban nanti, saya belum
memahami RKT ini, namun Pak Kasih mengarahkan saya bertanya kepada Pak Naris dan
jika bingung bertanya kepada Beliau langsung.
Selain dua hal di atas ada beberapa
poin pembicaraan Pak Kasih, seperti : bekerja harus jujur atau tulus tetapi
mesti cerdik juga menghadapi berbagai pegawai yang memiliki latar belakang dan
karakter berbeda beda. Pentingnya kita menjadi cerdik agar kita tidak mudah
tertipu atau bahkan menjadi korban dari sesuatu yang kita tidak tahu.
Saya berusaha bekerja dan
mengupgrade diri agar bisa tau persis cara kerja, semua berbasis internet dan
yang paling sering digunakan adalah aplikasi Exel. Saya harus paham exel secara
baik dan itu sangat membantu pekerjaan kantoran seperti saya.
SLOW BUT SURE
Ruangan PHU Ngada
Kamis, 12 Februari 2026
Krisantus Yustus